Selasa, 29 September 2015

BAHAYA OPREK ANDROID

    Kalian suka gonta-ganti ROM? Sebaiknya hati-hati! Bagi yang suka gonta-ganti ROM, oprek, dll baca dahulu. Terlalu sering melakukan wipe dan flash baik ROM, kernel, dll dapat menyebabkan brick. 
    Mungkin brick masih bisa diatasi dengan mudah selama brick tersebut tidak merusak komponen HH. Tapi bagaimana dengan EMMC? EMMC bentuknya kecil hitam mirip processor, kenali ciri-ciri emmc rusak.
        EMMC rusak ringan (Stadium 1) :
    Bisa masuk recovery, bisa masuk fastboot. Tetapi ketika melakukan flash ROM sering muncul pesan berwarna merah. Ini sih bisa diatasi dengan melakukan reboot recovery alias masuk kembali ke recovery.
    Berbeda dengan error recovery / error ROM. Pada kondisi ini biasanya recovery akan muncul pesan merah beberapa baris mungkin 3-4 yang bertuliskan failed can’t mount e: bla bla bla.
    Biasanya hal ini terjadi jika anda sering ganti ROM mungkin dalam seminggu bisa 4-5x. Saya pun ketika sedang buat ROM, sehari aja bisa sampai 3-4x flash ROM.

        EMMC Rusak Sedang (stadium 2)
     Tidak bisa masuk recovery, tapi bisa fastboot. Berbeda dengan kasus tidak bisa masuk recovery akibat gagal / kesalahan flash.
     Pada keadaan ini meskipun HH kondisi hidup bisa saja terjadi (ini kemungkinan masih bisa diatasi dengan melakukan flash ROM dengan PC. Dengan begitu kita membuat HH bootloop ini adalah cara memancing recovery untuk muncul.
    Karena setelah flash rom maka otomatis system akan tertimpa ROM baru sehingga system dapat memancing kembali recovery)
    Jika masalahnya sebaliknya? Bisa masuk recovery tapi tidak bisa masuk fastboot.
    Lha ini lebih mudah lagi. Caranya dengan meletakan ROM di SDCard dan melakukan flash lewat SDCard.
    Bagaimana jika masih menggunakan MiRecovery (pada Xiaomi) atau Stock Recovery (bawaan Android)? artinya selamat berjuang sampai masuk fastboot. :p

        EMMC rusak berat (stadium akhir)
   Muncul banyak tulisan merah pada recovery contoh gambar di bawah ini :
   Ini mah sudah tidak bisa di tolong lagi. Cara satu-satunya ganti EMMC atau beli adek atau siapkan kuburan)
   Selain tulisan merah, ciri EMMC rusak parah adalah layar seperti tv rusak, tidak bisa masuk recovery maupun fastboot. 
    Gak apa-apa, karena sudah menjadi resiko seorang opreker… Gak bootloop, gak ganteng. Gak brick, gak beli hape baru, hape baru bikin makin ganteng! wkakakak…
    Selain itu, masalahnya bisa juga masuk recovery, masuk download mode juga lancar, flash ganti ROM juga sukses, tapi ketika reboot tidak berubah alias sama seperti sebelumnya.  HH masih bisa di pakai sih dan sukses instal aplikasi, game, dll, tapi setelah reboot app nya hilang alias kembali semula..
     Ternyata masalahnya bisa banyak sekali, mulai dari overheat yang parah (biasanya sering dipakai sambil di charge) atau bisa juga karena jatuh, bisa membuat EMMC ini rusak.
     Solusinya gimana dong? Ya ganti EMMC lah. Jika kalian ingin tau harga EMMC, harga berkisar 500-1 juta bahkan lebih tergantung merk HH dan kualitas EMMC.
    EMMC bekas harganya mungkin 500 ke bawah, tapi EMMC bekast idak terjamin kemampuannya. Siapa tau EMMC bekas tersebut dulunya dipakai opreker dan setelah kita beli error setelah beberapa kali flash..
     Jadi sebelum melakukan oprek dan flash pelajari dulu hal-hal yang diperlukan supaya hal seperti ini tidak terjadi.
     Misalnya, Dev A bikin rom CyanogenMOD Alpha 1 kemudian 2 hari sesudahnya muncul build 2 dst. Lebih baik pilih ROM yang nyaman dulu. Cari review sana-sini dulu jika tidak yakin.
     Kalau saya sih terbiasa main hajar aja, karena saya sering tidak percaya sama review orang, karena kadang review nya ngaco. Baru dipakai 1 jam, terus dipakai buat install aplikasi dan lain-lain, langsung bisa menyimpulkan baterai boros, dll.
     Makanya saya selalu main flash aja ketika ada ROM baru. Karena saya sadar dengan resiko yang akan saya hadapi, misalnya bootloop atau paling parah brick.
    Maka dari itu, pastikan main aman dalam oprek Android, gimana caranya;
  • Sebelum oprek pastikan tau resiko dalam oprek Android
  • Setelah yakin, ROOT device kalian
  • Nah, setelah root, pastikan untuk BACKUP FULL ROMdulu
  • Buat yang pakai MTK, bisa menggunakan MTKDroidTools, backup ROM, NVRAM, dll.          Penting!!!
  • Yang pakai Snapdragon, bisa melakukan backup Recovery dan IMEI.
  • Setelah Backup FullROM, silakan install Custom Recovery.
       Bisa pilih antara CWM, TWRP, Philz, CTR, dkk
  • Setelah itu, baru deh Backup ROM via Custom Recovery  Jadi nanti kalau ROM yang kita install tidak sesuai harapan kita (bootloop, bugs, dll), ya       tinggal kitaRESTORE aja ROM kita, gak perlu rengek forum sana, forum sini,
      misalnya : “Help, ane newbie nih, install ROM “ini” malah bootloop, solusinya?” atau bisa     juga “Tolongin ane gan, setelah ganti ROM ini malah Wifi gak bisa dipakai.”
      Inilah mengapa setiap ada ROM, pasti ada tulisan DWYOR (Do With Your Own Risk),           supaya kita gak manja.
      Newbie bukan merupakan alasan! Di dunia Android, sebenarnya tidak ada istilah newbie atau master. Yang ada adalah “master” lebih dulu tau dari si “newbie” atau si “master” lebih sering googling dalam mencari solusi ketimbang mengeluh dan merengek-rengek seperti si “newbie”
      Ini membuat wibawa kita sebagai pengguna smartphone turun bro. Ingat Smartphone =  smart user with a phone. Jadi kita harus “pintar” sebelum menggunakan HH Android.
      Oke, sekian aja sharing saya tentang bahaya oprek Android. Sebenarnya sih mengasikkan ya, dan saya addict banget dalam oprek Android. So be Wise and Happy Oprek :D:D

Minggu, 10 Mei 2015

Cara Porting ROM semua Android Mediatek MT65XX

Untuk memporting Rom dari perangkat berprosesor Mediatek MT65xx umumnya memenuhi langkah-langkah yang sama:


1. Porting dari prosesor yang sama misal MT6572 maka kita harus mencari ROM yang sama dari perangkat MT6572, begitu pun MT6577, MT6582, MT6592 dan seterusnya.
2. Resolusi boleh berbeda asal tidak selisih jauh, misal WVGA to FWVGA, HD to qHD, dll...
3. Versi Android yang sama, 4.2.2 to 4.2.2
4. Boot.img bisa menggunakan stock boot.img atau dikombinasikan antara ramdisk sumber dan kernel stock, kasus  ini terjadi pada saat kita mau porting rom Lewa, S3 maupun S4. Untuk membongkar boot.img kita menggunakan mtk-tools. Kenapa harus dibongkar karena  kita harus mereplase bootclasspath yang terdapat dalam ramdisk. Akan tetapi jika anda masih pemula, Gunakan saja boot.img dari ROM original / stokrom HP anda.
5. Sekarang Langsung Praktek Porting, Ambil semua file pada alamat folder dibawah ini, Dari StockRom anda ke  Target Port ROM tujuan anda.
  • System / xbin/ libel_65xx
  • System / lib / hw
  • System / lib / modules
  • System / lib / libncurses.so
  • System / etc / firmware
  • System / etc / vold.fstab
  • System / etc / vold.fstab.nand
  • System / etc / bluetooth
Note: Tidak termasuk SUB Folder...

6. Sekarang Buka Folder stock ROM dan pergi ke META-INF/google/android/
tahan file update-script open and text editor
7. Sekarang masuk Updater Script di port rom, Anda akan menemukan baris yang dimulai dengan ini ...
Format ("....... "mmcblk0p"," / system ");
Mount ("....... "mmcblk0p"," / system ");
Note: Setiap HH Android mempunyai alamat pada baris biru yg berbeda, Maka yg harus anda lakukan, Ambilah/Salin kedua baris diatas pada StokROM dan masukan untuk menggantikan yg ada pada PORT ROM.
8. Zipkan kembali Port ROM anda, dan cobalah Install terlebih dahulu, Jika sukses berarti anda ganteng, Jika ada Bugs maka jangan menyerah lanjut ke Tutorial Fix Bug dibawah ini... 

 Fixing ROM Bugs:
  • Jika terdapat permasalahan dalam audio, lakukan:
    Copy isi system/lib dari stock lalu delete folder didalamnya, kemudian cari file yang ada embel-embel audionya. Hasil pencarian tersebut di copy ke rom portingan kita
  • Jika ROM terbalik, Buka build.prop Cari ro.sf.hw-rotationubah nilai HW-ROTATION (Hardware LCD Rotation) jika nilainya 180 maka ganti menjadi 0, Jika 0 maka ganti menjadi 180.
  • Jika sinyal operator bermasalah copy modem-(xxx).img yang letaknya di system/etc/firmware stock ke port rom, XXXmaksudnya, Nama/kode pada pertengahan filename tersebut bisa bervariasi.
  • Jika camera tidak bisa autofokus copy libcameracustom.sodari system/lib/modules 
  • Jika Wifi/ Bluetooth bermasalah copy mtk_stp_wmt yang letaknya di /system/lib/modules 
  • Jika perangkat anda mempunyai tombol fisik home copyGeneric.kl yang letaknya di system/usr/keylayout
  • Jika navigasi bar tidak ada tambahkan baris berikut ke file build.prop yang letaknya di system qemu.hw.mainkeys=0 
  • Jika ICON Lockscreen tdak Center,  Decompile framework-res.apk - masuk folder res/layout - bukakeyguard_glow_pad_view.xml - ubahandroid:gravity="left" menjadi android:gravity="center"- ubah android:layout_width="wrap_content" menjadiandroid:layout_width="fill_parent" - SAVE - bukakeyguard_glow_pad_container.xml - ubahandroid:layout_width="wrap_content" menjadiandroid:layout_width="fill_parent" - SAVE - Recompile - Selesai 
  • Jika Camera force close,  lakukan hal yang sama seperti langkah Fix Audio dengan melakukan pencarian nama file camera dan mereplace ke port, Apabila masih bermasalah juga lakukan copy file-file berikut:
system/lib/libcamalgo.so
system/lib/libcameracustom.so
system/lib/libmhaldrv.so
Apabila masih juga, tambahkan baris biru pada init.rc yang terletak di ramdisk boot.img (harus bongkar dulu boot.img)
#Camera
    chmod 0660 /dev/camera-sysram
    chmod 0660 /dev/camera-isp
    chmod 0660 /dev/camera-eis
    chmod 0660 /dev/camera-fdvt
    chmod 0660 /dev/camera-resmgr
    chmod 0660 /dev/kd_camera_hw
    chmod 0660 /dev/kd_camera_flashlight
    chmod 0660 /dev/FM50AF
    chmod 0660 /dev/MT9P017AF
    chmod 0660 /dev/OV8825AF
    chmod 0660 /dev/A8141AF

    chown system camera /dev/camera-sysram
    chown system camera /dev/camera-isp
    chown system camera /dev/camera-eis
    chown system camera /dev/camera-fdvt
    chown system camera /dev/camera-resmgr
    chown system camera /dev/kd_camera_hw
    chown system camera /dev/kd_camera_flashlight
    chown system camera /dev/FM50AF
    chown system camera /dev/MT9P017AF
    chown system camera /dev/OV8825AF
    chown system camera /dev/A8141AF
  • Jika perangkat anda selain MT6577, misal mt6572, mt6582, mt6592, maka sampai langkah disini ROM anda seharusnya sudah FIX,  karena lebih simple.
  • Dan Jika Chipset Anda MT6577 Maka akan terdapat dua tipe chipset yaitu mt6220 dan mt6228, tinggal patch aja sesuai panduan berikut
FMradio
system/etc/firmware/mt6620_patch_e3_hdr.bin
system/etc/firmware/mt6620_patch_e6_hdr.bin
jika MT6628, harus mempatch jugal mt6628_fm_*_*.bin 

system/etc/firmware/WMT.CFG 
konfig antenna, tanpa ini radio fm tidak akan jelas keterimanya

system/lib/modules/mtk_fm_drv.ko
system/lib/libfmcust.so

Wi-Fi & BT
system/lib/modules/mtk_stp_wmt.ko
system/lib/modules/mtk_wmt_wifi.ko  
Setelah di patching, Wi-Fi dan bluetooh bisa dihidupkan dan dimatikan 
system/lib/libbluetooth_mtk.so
system/lib/libbluetoothem_mtk.so
MTK Engineering akan menampikan MT6628 jika tidak di patch.
system/etc/firmware
jika MT6628, harus mempatch juga WIFI_RAM_CODE_*

GPS
system/xbin/libmnlp 

build.prop
fmradio.driver.chip=1  
jika MT6628 rubah ke 3
mediatek.wlan.chip=MT6620
jika MT6628 rubah digit terakhir ke 8
mediatek.wlan.module.postfix=_mt6620
jika MT6628 rubah digit terakhir ke 8

updater-script
symlink("wlan_mt6620.ko", "/system/lib/modules/wlan.ko"); 
Jika MT6628 rubah digit terakhir ke 8


Semoga bermanfaat